Senin, 02 Maret 2015

Demi Kartu Kredit Anti Hacker, MasterCard Rogoh USD 20 Juta

Jakarta - Kartu kredit masih jadi salah satu target utama kejahatan cyber. Fakta itu tentu tak bisa dinafikan kerap membuat penggunanya khawatir bakal jadi korban berikutnya. Tak mau kondisi seperti ini dibiarkan, para penerbit kartu kredit pun cepat berbenah dalam hal keamanan.

Mastercard, misalnya, perusahaan itu baru saja mengumumkan rencana untuk menginvestasikan lebih dari USD 20 juta atau sekitar Rp 260 miliar di bidang teknologi keamanan cyber demi memberi ketenangan lebih kepada para pemegang kartu, para pedagang, dan bank yang menerbitkan kartu MasterCard.

"Kami terus menyediakan alat-alat dan solusi yang memberi rasa tenang dengan melindungi setiap transaksi yang melintasi jaringan kami," kata Presiden MasterCard Amerika Utara Chris McWilton seperti detikINET kutip dalam keterangannya, Minggu (1/3/2015).

Rencananya, pada musim semi ini, MasterCard akan meluncurkan MasterCard Safety Net di AS. Solusi ini dirancang untuk mengurangi risiko penipuan atau serangan cyber sebelum penerbit dan pemroses melihat ancaman.

Hal ini memberikan lapisan keamanan independen di atas peralatan dan kebijakan lembaga keuangan, dengan memantau dan memblokir transaksi tertentu berdasarkan kriteria yang dipilih. MasterCard Safety Net dirancang untuk campur tangan hanya dalam kasus yang ekstrim untuk memblokir kegiatan penipuan.

Akhir tahun ini, MasterCard dan First Tech Federal Credit Union akan menggelar program percontohan yang akan memungkinkan konsumen untuk melakukan otentifikasi dan verifikasi transaksi mereka menggunakan kombinasi biometrik yang unik, seperti pengenalan wajah dan suara dan pencocokan sidik jari.

Tes awal ini berpotensi memberikan keamanan yang lebih baik untuk pemegang kartu di AS tanpa mengorbankan kemudahan dan kenyamanan yang diharapkan rakyat Amerika ketika menggunakan kartu kredit dan debit mereka.

“Konsep keamanan MasterCard inovatif dan merupakan sebuah langkah besar terhadap komitmen ini. Kami berharap dapat membantu MasterCard membawa teknologi baru ini untuk para pemegang kartu kami di seluruh Amerika, " kata Presiden dan CEO First Tech Federal Credit Union Greg Mitchell.

Sejauh ini MasterCard terus memberikan fitur kartu inti dan perlindungan yang ditingkatkan untuk memastikan pengalaman belanja yang lebih aman dan lebih nyaman untuk semua konsumen. Sejumlah fitur tersebut di antaranya alarm Pencurian Identitas, kartu yang Dilengkapi Chip, Nihil Kewajiban, dan Pembayaran Digital.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar